Jumat, 05 April 2013

Terapi Anti Galau


Sering kali kita dengar anak muda bahkan remaja masa kini tenar dengan kata GALAU bahkan dikalangan orang yang lebih tua dari kita tidak heran lagi dengan kata-kata itu. Pada kesempatan kali ini saya berikan solusi untuk mengatasi penyakit GALAU dikalangan anak muda jaman sekarang terutama masalah satu ini yaitu  C I N T Akayak lagu bagindas ja yea sob.hehehehe
sesuai dengan tema kali ini yaitu TERAPI ANTI GALAU saya akan memberikan terapinya atau yang sering sobat dengar yaitu VIRUS MERAH JAMBU ini merupakan istilah bagi hati manusia yang lagi dilanda cinta, sengaja saya kutipmasalah ini dari buku yang berjudul “ Ya Allah Jadikan Dia Pendampingku” karya Ustadz Jajang Aisyul Muzakki,Lc.,M.pd.I. dari Tanggerang Banten.
Akibat dari penyakit ini sob bisa bikin penderitanya rela bunuh diri karena ditinggal kekasihnya, seperti kisahnya Qois dan Laila, Romeo dan Juliet. Nah dari masalah ini maka harus segera diobati jika sudah mulai masuk kedalam hati. Ibnul Qayyim dalam kitabnya Zaadul Ma’aad memberikan alternatif buat sobat semua yang sedang dilanda penyakit ini.
Pertama, sobat dianjurkan segera nikahatau merid  jika ada peluang untuk meraih cintanya orang yang disayangi dengan ketentuan syariat dan suratan takdirnya, dan inilah terapi yang paling utama agar sobat tidak terlalu lama menderita akibat penyakit ini .  nah sekarang pertanyaanya gimana jika belum mampu ?  jawabannya ada dalam sebuah hadis :
Dari Abdullah berkata, Rasulullah SAW bersabda kepada kami : “Wahai para pemuda, barang siapa dari kalian yang memiliki kemampuan maka hendaklah ia menikah karena sesungguhnya menikah itu akan menundukkan pandangan dan memelihara farji (kemaluan). Barang siapa tidak mampu maka hendaklah ia berpuasa karena puasa itu merupakan benteng baginya.” (HR.Bukhari dan Muslim)
Sobat bisa lihat dari hadist diatas yang memberikan dua solusi, yaitu solusi utama dan pengganti. Solusi utamanya adalah menikah, jika solusi ini dapat dilakukan maka jangan cari solusi yang lainnya. Ibnu Majah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mengasihi,selain melalui jalur pernikahan.” Nah sekarang sobat udah tau bukan jika ada dua pasangan yang masih pacaran walaupun saling mengasihi tapi kata Rasul itu belum mengasihi sebelum menikah bahkan yang seperti itu masih diperbudak oleh hawa nafsu.Solusi keduanya adalah berpuasa bila solusi utama sulit dilakukan.

            Kedua, jika terapi yang pertama yaitu menikah tidak bisa, penyakit ini bisa semakin ganas. Terapinya harus dengan meyakinkan dirinya bahwa apa-apa yang diimpikannya mustahil terjadi, lebih baik baginya untuk segera melupakannya. Jiwa yang berputus asa untuk mendapatkan sesuatu, niscaya akan tenang dan tidak lagi mengingatnya.jika ternyata belum terlupakan maka jiwanya akan terpengaruh dan semakin menyimpang jauh. Dalam kondisi seperti ini, wajib baginya mencari terapi lain,yaitu dengan mengajak akalnya berfikir bahwa menggantungkan kepada sesuatu yang mustahil diperoleh adalah perbuatan gila. Ibarat pungguk merindukan bulan. Apabila kemungkinan untuk mendapatkan apa yang dicintainya tertutup karena larangan syariat, terapinya adalah dengan menganggap bahwa yang dicintainya itu bukan ditakdirkan menjadi miliknya. Jalan keselamatan adalah dengan menjauhkan dirinya dari yang dicintai. Dia harus merasa bahwa pintu pintu kearah tujuan yang dinginkannya tertutup dan mustahil tercapai. Nah sob gmana terapi yang ke dua ini ..............???????
            Ketiga, jika jiwa sobat masih saja selalu menyuruhnya kepada kemungkaran masih tetap menuntut,hendaknya sobat sekalian meninggalkanya karena dua hal. Hal pertama karena takut kepada Allah, yaitu dengan menumbuhkan dalam diri bahwa masih ada hal yang layak dicintai.lebih bermanfaat,lebih baik, dan lebih kekal. Hal kedua yaitu menyakinkan bahwa berbagai resiko yang sangat menyakitkan akan ditemuinya jika dia gagal melupakan yang dikasihinya . dia akan mengalami dua hal yang menyakitkan sekaligus, yaitu gagal dalam mendapatkan kekasih yang diinginkannya dan bencana yang menyakitkan serta siksa yang pasti akan menimpanya. Tapi harus sobat inget yang ketiga ini butuh modal yakin,,,,,,,,,,,,,

            Keempat, jika belum juga bisa dengan terapi ketiga maka hendaklah berfikir mengenai dampak negatif dan kerusakan yang akan ditimbulkannya dan kemaslahatan yang akan gagal diraihnya. Mengikuti hawa nafsu akan menimbulkan  kerusakan dunia dan menepis kebaikan yang datang. Lebih parah lagi, dengan memperturutkan hawa nafsu akan menghalanginya mendapatkan petunjuk yang merupakan kunci keberhasilan dan kemaslahatan.
           Kelima, jika terapi yang ke empat gx bikin sobat sekalian sembuh juga, maka terapi berikutnya yaitu sobat harus berusaha inget sisi-sisi kejelekan pasangan sobat dan hal-hal yang bakal bikin jauh darinya. Kenapa sobat harus demikian ? ????          jawabanya jika sobat mau mencari sisi-sisi kejelekannya itu, maka sobat akan mendapatkan sisi kejelekannya yang lebih dominan ketimbang sisi keindahannya. Nah dengan begitu secara gak langsung sobat mau inget lagi aja ogah apa lagi mau deket,,,,,,,,,dan yang jagan dilupakan juga sob, tanyakan kepada orang-orang yang deket ma dia tentang kejelekan yang selama ini tersembunyi maka itu akan menjadi pendukung yang akan bantu sobat jadi tambah gak galau dech.

            Keenam, nah yang terahir ini adalah sebagai kuncinya dan tentunya terapi yang jadi penentu jika terapi diatas sudah gak manjur juga, yaitu dengan jalan mengadu kepada dan memohon dengan jujur kepada Allah yang senantiyasa menolong orang-orang yang tertimpa musibah jika memohon kepada-Nya.     Lho kok dibilang musibah ? ..........kenapa ana pakai kata-kata musibah seperti yang disampaikan penulis judul buku Jadikan Dia Pendampingku, karena tidak salah lagi orang-orang yang lagi pada galau bagaikan terkena musibah, bahkan ada yang rela bunuh diri karena ditinggalin kekasihnya. Gimana dia mau sayang ma dirinya, orang ma diri sendiri ja gak perduli, ini salah satu contohnya dan masih banyak yang lain. Jika sobat dapat melaksanakan terapi akhir ini maka sesungguhnya sobat telah membuka pintu taufik atau pertolongan Allah. Dan jagan lupa sobat harus berbuat iffah atau menjaga diri dan menyembunyikan perasaannya. Jagan sampai sobat menjelek-jelekkan kekasihnya dan memepermalukan dihadapan manusia. Atau menyakitinya dengan hal tersebut dan semua itu merupakan kezaliman dan melampaui batas. Harus sobat inget walaupun bagaimana kekasih sobat juga dulu pernah bersama jagan karena hal ini sobat malah menyakitinya, yang lalu biarlah berlalu kita tatap masa depan yang lebih cerah, semua masalah pasti ada jalan keluarnya,,,,jadi curhat nich.
            Munkin ini dulu sob yang dapat ana berikan lain kali disambung kembali, semoga bermanfaat bagi kita semua..........
           



Tidak ada komentar:

Posting Komentar