Sering
kali kita dengar anak muda bahkan remaja masa kini tenar dengan kata “GALAU” bahkan dikalangan orang yang
lebih tua dari kita tidak heran lagi dengan kata-kata itu. Pada kesempatan kali
ini saya berikan solusi untuk mengatasi penyakit GALAU dikalangan anak muda
jaman sekarang terutama masalah satu ini yaitu
“C I N T A” kayak lagu
bagindas ja yea sob.hehehehe
sesuai
dengan tema kali ini yaitu TERAPI ANTI
GALAU saya akan memberikan terapinya atau yang sering sobat dengar yaitu VIRUS MERAH JAMBU ini merupakan istilah
bagi hati manusia yang lagi dilanda cinta, sengaja saya kutipmasalah ini dari
buku yang berjudul “ Ya Allah Jadikan Dia Pendampingku” karya Ustadz Jajang
Aisyul Muzakki,Lc.,M.pd.I. dari Tanggerang Banten.
Akibat
dari penyakit ini sob bisa bikin penderitanya rela bunuh diri karena ditinggal
kekasihnya, seperti kisahnya Qois dan Laila, Romeo dan Juliet. Nah dari masalah
ini maka harus segera diobati jika sudah mulai masuk kedalam hati. Ibnul Qayyim
dalam kitabnya Zaadul Ma’aad memberikan alternatif buat sobat semua yang
sedang dilanda penyakit ini.
Pertama, sobat dianjurkan segera nikahatau
merid jika ada peluang untuk meraih
cintanya orang yang disayangi dengan ketentuan syariat dan suratan takdirnya,
dan inilah terapi yang paling utama agar sobat tidak terlalu lama menderita
akibat penyakit ini . nah sekarang
pertanyaanya gimana jika belum mampu ?
jawabannya ada dalam sebuah hadis :
Dari
Abdullah berkata, Rasulullah SAW bersabda kepada kami : “Wahai para pemuda,
barang siapa dari kalian yang memiliki kemampuan maka hendaklah ia menikah
karena sesungguhnya menikah itu akan menundukkan pandangan dan memelihara farji
(kemaluan). Barang siapa tidak mampu maka hendaklah ia berpuasa karena puasa
itu merupakan benteng baginya.” (HR.Bukhari dan Muslim)
Sobat bisa lihat dari hadist
diatas yang memberikan dua solusi, yaitu solusi utama dan pengganti. Solusi
utamanya adalah menikah, jika solusi ini dapat dilakukan maka jangan cari
solusi yang lainnya. Ibnu Majah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah
SAW bersabda,”Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mengasihi,selain
melalui jalur pernikahan.” Nah sekarang sobat udah tau bukan jika ada dua
pasangan yang masih pacaran walaupun saling mengasihi tapi kata Rasul itu belum
mengasihi sebelum menikah bahkan yang seperti itu masih diperbudak oleh hawa
nafsu.Solusi keduanya adalah berpuasa bila solusi utama sulit dilakukan.
Kedua, jika terapi yang
pertama yaitu menikah tidak bisa, penyakit ini bisa semakin ganas. Terapinya
harus dengan meyakinkan dirinya bahwa apa-apa yang diimpikannya mustahil
terjadi, lebih baik baginya untuk segera melupakannya. Jiwa yang berputus asa
untuk mendapatkan sesuatu, niscaya akan tenang dan tidak lagi mengingatnya.jika
ternyata belum terlupakan maka jiwanya akan terpengaruh dan semakin menyimpang
jauh. Dalam kondisi seperti ini, wajib baginya mencari terapi lain,yaitu dengan
mengajak akalnya berfikir bahwa menggantungkan kepada sesuatu yang mustahil
diperoleh adalah perbuatan gila. Ibarat pungguk merindukan bulan. Apabila kemungkinan untuk
mendapatkan apa yang dicintainya tertutup karena larangan syariat, terapinya
adalah dengan menganggap bahwa yang dicintainya itu bukan ditakdirkan menjadi
miliknya. Jalan keselamatan adalah dengan menjauhkan dirinya dari yang
dicintai. Dia harus merasa bahwa pintu pintu kearah tujuan yang
dinginkannya tertutup dan mustahil tercapai. Nah sob gmana terapi yang ke dua
ini ..............???????
Kelima,
jika terapi yang ke empat gx bikin sobat sekalian sembuh juga, maka terapi
berikutnya yaitu sobat harus berusaha inget sisi-sisi kejelekan pasangan sobat
dan hal-hal yang bakal bikin jauh darinya. Kenapa sobat harus demikian ?
???? jawabanya jika sobat mau
mencari sisi-sisi kejelekannya itu, maka sobat akan mendapatkan sisi
kejelekannya yang lebih dominan ketimbang sisi keindahannya. Nah dengan begitu
secara gak langsung sobat mau inget lagi aja ogah apa lagi mau
deket,,,,,,,,,dan yang jagan dilupakan juga sob, tanyakan kepada orang-orang
yang deket ma dia tentang kejelekan yang selama ini tersembunyi maka itu akan
menjadi pendukung yang akan bantu sobat jadi tambah gak galau dech.
Ketiga, jika jiwa sobat
masih saja selalu menyuruhnya kepada kemungkaran masih tetap menuntut,hendaknya
sobat sekalian meninggalkanya karena dua hal. Hal pertama karena takut kepada
Allah, yaitu dengan menumbuhkan dalam diri bahwa masih ada hal yang layak
dicintai.lebih bermanfaat,lebih baik, dan lebih kekal. Hal kedua yaitu menyakinkan
bahwa berbagai resiko yang sangat menyakitkan akan ditemuinya jika dia gagal
melupakan yang dikasihinya . dia akan mengalami dua hal yang menyakitkan
sekaligus, yaitu gagal dalam mendapatkan kekasih yang diinginkannya dan bencana
yang menyakitkan serta siksa yang pasti akan menimpanya. Tapi harus sobat inget
yang ketiga ini butuh modal yakin,,,,,,,,,,,,,
Keempat, jika
belum juga bisa dengan terapi ketiga maka hendaklah berfikir mengenai dampak
negatif dan kerusakan yang akan ditimbulkannya dan kemaslahatan yang akan gagal
diraihnya. Mengikuti hawa nafsu akan menimbulkan kerusakan dunia dan menepis kebaikan yang
datang. Lebih parah lagi, dengan memperturutkan hawa nafsu akan menghalanginya
mendapatkan petunjuk yang merupakan kunci keberhasilan dan kemaslahatan.
Keenam, nah yang terahir ini adalah sebagai kuncinya dan
tentunya terapi yang jadi penentu jika terapi diatas sudah gak manjur juga,
yaitu dengan jalan mengadu kepada dan memohon dengan jujur kepada Allah yang
senantiyasa menolong orang-orang yang tertimpa musibah jika memohon kepada-Nya.
Lho kok dibilang musibah ? ..........kenapa
ana pakai kata-kata musibah seperti yang disampaikan penulis judul buku Jadikan Dia Pendampingku, karena tidak
salah lagi orang-orang yang lagi pada galau bagaikan terkena musibah, bahkan
ada yang rela bunuh diri karena ditinggalin kekasihnya. Gimana dia mau sayang
ma dirinya, orang ma diri sendiri ja gak perduli, ini salah satu contohnya dan
masih banyak yang lain. Jika sobat dapat melaksanakan terapi akhir ini maka
sesungguhnya sobat telah membuka pintu
taufik atau pertolongan Allah. Dan jagan lupa sobat harus berbuat iffah atau menjaga diri dan
menyembunyikan perasaannya. Jagan sampai sobat menjelek-jelekkan kekasihnya dan
memepermalukan dihadapan manusia. Atau menyakitinya dengan hal tersebut dan
semua itu merupakan kezaliman dan melampaui batas. Harus sobat inget walaupun
bagaimana kekasih sobat juga dulu pernah bersama jagan karena hal ini sobat
malah menyakitinya, yang lalu biarlah berlalu kita tatap masa depan yang lebih
cerah, semua masalah pasti ada jalan keluarnya,,,,jadi curhat nich.
Munkin ini dulu sob yang dapat ana berikan lain kali
disambung kembali, semoga bermanfaat bagi kita semua..........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar